3 Keuntungan Proteksi Keuangan dan Investasi

3 Keuntungan Proteksi Keuangan dan Investasi

JAKARTA – Di masa pandemi seperti saat ini, masyarakat seolah lebih sadar akan menyimpan uang untuk kebutuhan hal yang genting, dan mengalokasikan dana untuk pos-pos tertentu.

Hal itu merupakan perolehan yang baik bagi masyarakat agar tidak gegabah maupun sembarang dalam hal pengeluaran. Namun, ada beberapa pula yang kerap merasa bingung dalam hal perencanaan keuangan.

Oleh pokok itu, ada dua hal dengan perlu diperhatikan dalam merencanakan keuangan, yakni proteksi dan investasi. Keduanya memiliki peran dan fungsi dengan berbeda.

Menangkap Juga: Investasi ORI018, Bisa Bakal Dana Darurat Jelang Resesi

Hal tersebut serupa dilansir dari laman Instagram @pritaghozie, Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Proteksi adalah strategi perencanaan keuangan untuk mengelola bahkan menghindari kesialan finansial akibat terjadinya risiko. Adapun beberapa keuntungan jika memiliki perlindungan adalah sebagai berikut.

1. Meminimalkan kerugian finansial

“Asuransi bakal menjaga finansial kita jika sampai terjadi risiko buruk yang membuat biaya besar, ” tutur Prita.

Contohnya, mengganti kos perawatan karena sakit dan menganjurkan santunan akibat terjadinya tutup piawai. Memang, musibahnya tetap terjadi, tetapi kerugian finansial yang ditimbulkan mampu dikurangi.

 

2. Membantu cashflow saat terjadi musibah

“Ujian kehidupan itu kan datangnya tiba-tiba ya. Kebayang gak, misal berlaku risikonya, maka cashflow pasti langsung berantakan. Bahkan, dalam kondisi keterlaluan banyak juga yang terpaksa jual aset, ” ujarnya.

Nah, jika memiliki asuransi, oleh sebab itu cashflow akan lebih terjaga karena klaim asuransi itu sifatnya reda dan likuid.

3. Ketenangan hidup

“Punya asuransi itu perumpamaan membeli ketenangan. Iya sih, kita tidak bisa melawan takdir. Tetapi, dengan adanya asuransi yang cocok, maka risiko finansial yang muncul dari kehilangan jiwa pencari makan, risiko sakit maupun penyakit parah setidaknya bisa berkurang, ” kata Prita.