35% Pekerja Indonesia Kena PHK akibat Covid-19

35% Pekerja Indonesia Kena PHK akibat Covid-19

JAKARTA – Perusahaan yang mengalami tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19 terpaksa melakukan kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan. Akibatnya, jumlah pengangguran di Indonesia pada tahun 2020 mengalami peningkatan.

Country Manager Jobstreet Philippines Faridah Lim mengatakan berdasarkan hasil survei pihaknya terhadap 5. 131 pekerja, tercatat sebanyak 35% pekerja terkena PHK. Sementara 19% lainnya dirumahkan sementara.

Baca Juga:   Corona Bikin 30% Gaji Dipotong, Kini 45% Pekerja Tak Bahagia 

“Diberhentikan secara permanen 35% dan dirumahkan 19 %. Itu data legitimate terjadinya PHK dari dunia usaha terhadap pekerja, ” kata Faridah dalam diskusi virtual, Rabu (7/10/2020).

Dia menjelaskan, sebanyak 67% yang kehilangan pekerjaan masih berusia muda, yaitu 18-24 tahun. Provinsi Bali menempati urutan pertama pengangguran baru sebanyak 79%, disusul Jawa Barat sebanyak 61%.

 

Menurut dia, mayoritas karyawan terdampak yakni hospitality/catering sebanyak 85%. Kemudian di posisi selanjutnya sektor pariwisata/travel mencapai 82%.

“Industri pakaian, garmen, tekstil juga mengalami dampak besar terhadap pemberhentian pekerja sebesar 71%, industri makanan dan minuman 69%, lalu arsitektur bangunan 64%, ” ujarnya.

(kmj)