4 Fakta Usulan BLT Subsidi Gaji Rp5 Juta saat PPKM Darurat

JAKARTA – BLT akan diberikan lagi kepada masyarakat karena adanya PPKM Darurat. Termasuk BLT Subsidi Gaji untuk tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan akibat penerapan PPKM Darurat.

Dengan adanya PPKM Darurat, muncul usulan agar besaran subsidi gaji diperbesar bahkan menggunakan sumber anggaran lain agar tidak menggangu APBN. Berikut Fakta-fakta yang telah dikumpulkan oleh Okezone terkait usulan subsidi gaji pekerja tersebut.

Baca Juga:  Sri Mulyani Siapkan Anggaran Bansos Tunai Rp6,1 Triliun

1. BLT Subsidi Gaji

Ada beberapa kebijakan baru dalam PPKM darurat, salah satunya penutupan operasional mal hingga aturan Work From Home (WFH).

Bhima menambahkan, pemerintah harus memberi bantuan seperti memberikan BLT subsidi gaji dengan jumlah yang lebih besar dan dilakukan secara cepat menggunakan APBN.

“Mungkin bisa Rp5 juta per orang bagi pekerja yang melakukan pekerjaan di kawasan PPKM darurat,” ucapnya.

Baca Juga: PHRI: Kita Sudah Setengah Mati, Jangan Menunggu Sampai Mati

2. Subsidi Gaji Pekerja Harus Dilanjutkan

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta BLT subsidi gaji untuk pekerja dilanjutkan. Permintaan ini sebagai tindak lanjut Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang baru saja diumumkan Presiden Joko Widodo.

Said mengatakan. setidaknya ada empat hal yang disampaikan Said menyikapi pemberlakuan PPKM darurat yang diberlakukan pada tanggal 3 sampai 20 Juli 2021.

Pertama, kata Said, KSPI dan buruh Indonesia mendukung langkah-langkah Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Joko Widodo untuk menekan angka pandemi Covid-19 melalui kegiatan PPKM, agar penyebaran Covid-19 tidak meluas, bertambah, dan tidak membuat angka kematian akibat Covid-19 makin meningkat.