Data Inflasi Picu Penguatan Dolar AS

JAKARTA – Indeks dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Penguatan dolar dipicu laporan inflasi AS lebih panas dari yang diperkirakan.

Baca Juga: Indeks Dolar AS Menguat di Tengah Kekhawatiran Pandemi

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, meningkat 0,54% pada 92,7538.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1782 dari USD1,1857 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3820 dari USD1,3874 di sesi sebelumnya. Dolar Australia melemah menjadi USD0,7445 dari USD0,7473.

Baca Juga: Indeks Dolar Melemah karena Data Tenaga Kerja AS

Dolar AS dibeli 110,59 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,33 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga menguat menjadi 0,9186 franc Swiss dari 0,9154 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2518 dolar Kanada dari 1,2465 dolar Kanada.