Fakta-Fakta SKB CPNS 2019 di Tengah Corona, Nomor 4 Peserta Dibatasi

Fakta-Fakta SKB CPNS 2019 di Tengah Corona, Nomor 4 Peserta Dibatasi

JAKARTA – Pemerintah melanjutkan tahapan seleksi Calon Aparat Sipil (CPNS) formasi tahun 2019. Pada September hingga Oktober 2020 direncanakan akan digelar Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2019.

Seleksi CPNS 2019 tertunda akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Dampaknya, pemerintah juga meniadakan seleksi CPNS 2020 & lebih memilih melanjutkan seleksi CPNS 2019.

Baca Juga:   Tata Cara Pelaksanaan SKB CPNS 2019 di Era New Normal 

Berikut fakta-fakta soal SKB CPNS 2019 kaya dirangkum Okezone , Jakarta, Senin (13/7/2020).

1. SKB CPNS 2019 Digelar September

Tanggapan CPNS tahun 2019 akan menyelap pada tahap seleksi kompetensi bidang (SKB). Pelaksanaan SKB ini tertunda karena pandemi Covid-19. Tahun tersebut pemerintah masih akan menuntaskan metode seleksi CPNS formasi tahun 2019 yang tertunda karena pandemi Covid-19.

“SKB mau dilanjutkan bulan September-Oktober 2020 secara menerapkan protokol kesehatan. Kementerian PANRB dan BKN terus melakukan penyelarasan dengan BNPB (Gugus Tugas Covid-19) dan Kementerian Kesehatan, untuk mengesahkan agar pelaksanaan SKB benar-benar memenuhi standar protokol kesehatan, ” prawacana Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo.

Baca Pula:   Jadwal Terbaru, SKB CPNS 2019 Bakal Digelar September

2. Protokol Kesehatan SKB CPNS 2019

 

Badan Kepegawaian Negeri (BKN) memastikan akan ada yang berbeda pada Seleksi Kompetensi Dunia (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. Sebab, tes SKB ini nantinya akan mengikuti protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh negeri lewat gugus tugas covid-19.

 

3. Wajib Kedok

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Asas Dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan beberapa yang akan kelihatan berbeda adalah para peserta diwajibkan untuk memakai masker. Selain itu, di di dalam ruangan juga akan diatur wadah duduknya agar memiliki jarak.

Tak hanya itu, kapasitas ruangannya juga akan dibatasi. Tujuannya agar ruang tempat tes tidak terlalu penuh sesuai dengan instruksi dan imbauan tim konglomerasi tugas covid-19.

“Kalau rencana masih harus datang. Ya pelaksanaan yang disesuaikan secara protokol kesehatan. Misal jarak, masker, antrean menunggu dan lain-lain, ” ujarnya saat dihubungi Okezone.

 

Loading…


Link terbaru tentang Data HK