Geber Proyek Infrastruktur, RI Percepat Sertifikasi Tenaga Konstruksi

Geber Proyek Infrastruktur, RI Percepat Sertifikasi Tenaga Konstruksi

JAKARTA – Pemerintah tetap memberikan sertifikasi tenaga konstruksi di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Sertifikasi penting untuk pembangunan infrastruktur karena sangat berarti untuk masyarakat.

“Di tengah situasi seperti saat ini, pembinaan tenaga kerja konstruksi tetap harus dilakukan. Untuk itu, saya berharap stakeholder jasa konstruksi pusat dan daerah untuk segera menindaklanjuti percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi dan pelatihan khususnya dalam proyek-proyek strategis agar tetap berjalan baik dan tetap sasaran,” kata Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Trisasongko Widianto dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (2/9/2020).

Baca Juga: Cara Pak Bas Kembangkan SDM Konstruksi Lewat 11 Studi Master Super Spesialis 

Menurut Trisasongko pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama Pemerintah. Hal tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan konektivitas dan merangsang pertumbuhan ekonomi yang sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini.

“Karena itulah sangat penting untuk memastikan pembangunan infastruktur dapat berjalan dengan baik sesuai program yang telah ditetapkan,” katanya.

Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pembangunan infrastruktur adalah ketersediaan tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan tentunya bersertifikat, sebagaimana amanah Undang-Undang Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017. Karenanya percepatan pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi sangat penting.