Ibu Kota Pindah, Kementerian dan Lembaga Belum Laporkan Aset

JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu), mencatat kementerian atau lembaga sampai saat ini belum ada yang secara resmi menyerahkan asetnya untuk Ibu Kota Negara baru di Kalimantan. 

“Mengenai IKN, memang kita akan sesuai sequence, tapi sampai saat ini dari K/L belum ada yang resmi. Jadi biasanya, menurut kita itu nanti setelah pindah, baru kemudian akan ada proses di mana pengguna barang menyerahkan kepada kami sebagai pengelola barang,” ujar Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban dalam diskusi virtual, Jumat (10/9/2021).

Kata dia, Kementerian dan lembaga dipindah, belum tentu aset yang ada saat ini tidak lagi digunakan. Sehingga posisinya, belum ada kepastian dan belum ada proses yang berlangsung terkait pemanfaatan aset.

Baca Juga: Bertemu Pengusaha, Jokowi Pastikan Pembangunan Ibu Kota Baru Sesuai Rencana

” Jadi dugaan kami nanti setelah kepindahan berlangsung, barulah pengguna barang akan diskusi dengan kami sebagai pengelola barang mengenai aset-aset yang mereka tinggalkan, itu juga enggak berarti kalau terjadi pemindahan, gini kita enggak bisa berasumsi secara pasti ketika pindahan maka pengguna enggak butuh,” tuturnya.

Baca Juga: Bumi Serpong Damai (BSDE) Punya 500 Ha Lahan Ibu Kota Baru

 Senada yang sama, Direktur Barang Milik Negara, Encep Sudarwan mengatakan, terkait pemanfaatan aset terus dikaji. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemprov DKI untuk menyesuaikan dengan tata ruang di Jakarta.