Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Ancaman Resesi Indonesia Semakin Nyata

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Ancaman Resesi Indonesia Semakin Nyata

JAKARTA – Ekonomi Indonesia terus menghadapi tantangan. Hal ini dikarenakan kasus positif Covid-19 masih terus tinggi yang membuat ekonomi Indonesia bisa mengalami resesi pada kuartal III-2020. Pada kuartal II-2020, ekonomi Indonesia minus 5,32%.

Pengamat ekonomi A Prasetyantoko mengatakan, resesi ekonomi cukup nyata. Pasalnya, ekonomi dunia juga mengalami keterpurukan yang cukup dalam ditambah adanya gelombang kedua pandemi virus corona atau Covid-19.

“Kita lihat kuartal III sudah resesi sudah didasar karena covid-19 ini masih bisa terjadi,” ujar Prasetyantoko saat rapa dengan Komisi VI di Gedung DPR, Jakarta, Senin (31/8/2020).

Baca Juga: Update Kasus Corona 31 Agustus 2020: 174.796 Positif, 125.959 Sembuh & 7.417 Meninggal 

Dia melanjutkan, saat ini negatifnya ekonomi Indonesia masih cukup baik dibandingkan negara maju dan berkembang yang telah mengalami kontraksi cukup dalam. Pasalnya, Indonesia masih bisa menaikkan konsumi rumah tangga yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Jadi ini suatu fakta ekonomi kita masih bisa bertahan jika konsumsi rumah tangga bisa diperbaiki,” jelasnya.

Dia pun menyarankan agar ada perubahaan dan pembinaan dalam menghadapi pandemi virus covid-19. Salah satu kuncinya adalah bisa menangani pertumbuhan positif kasus covid-19.

“Kalau bisa ditangani covid-19 saya meyakini ekonomi Indonesia bisa pulih karena tahun depan sudah bisa pulih,” tandasnya.

(dni)