Kemenkeu: Jangan Persoalkan Indonesia Resesi

Kemenkeu: Jangan Persoalkan Indonesia Resesi

JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyimpan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pemerintah pertama Indonesia dengan menjadi penyangga perekonomian Nasional. Di mana pasar dalam negeri mengalami kelumpuhan akibat ekonomi dan kesehatan terimbas pandemi Covid-19.

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan, pemerintah Jokowi benar-benar khusyuk membawa Indonesia untuk keluar sebab pandemi yang masih terjadi masa ini.

Baca Juga:   Jubir Wapres: Tidak Perlu Senewen dengan Resesi

“Dan saya ingin menggarisbawahi kalau, ini kali pertama pemerintah menjadi penyangga utama perekonomian ketika market betul-betul lumpuh dan masyarakat menghadapi tekanan yang luar biasa, ” ujar Yustinus dalam sesi pembicaraan dengan MCN Trijaya, Jakarta Sabtu (7/11/2820).

Perihal kemajuan Produk Domestik Bruto (PDB) kurang 3, 49% secara tahunan (yoy) dan membawa perekonomian Indonesia ke jurang resesi, kata Yustinus, yang harus menjadi perhatian adalah respon pemerintah terhadap resesi itu tunggal.

Dengan kata asing, rumusan kebijakan pemerintah dan dengan jalan apa kebijakan itu direalisasikan menjadi poin penting dalam skema pemulihan ekonomi nasional.

“Jadi taat saya, yang penting bukan mempersoalkan resesi atau tidak resesi, akan tetapi yang penting ada bagaimana respons pemerintah dan kebijakannya dan pedoman kebijakan itu, ” kata tempat.

Baca Selalu:   Bantu Ekonomi, Tolong Orang Kaya Jangan Tahan Belanja

Dia menilai, respon pemerintah dengan merumuskan stimulus kebijaksanaan untuk sejumlah sektor bisnis telah berada pada jalur yang betul. Bahkan, upaya itu membuahkan buatan yang baik. Hal ini dipandang dari pertumbuhan ekonomi pada kuartal ke-III 2020 yang mengalami perbaikan. Sementara pada kuartal II pertumbuhan mengalami kontraksi yang cukup pada, yakni mencapai 5, 32 komisi.