Manipulasi Asabri Capai Rp17 Triliun, Erick Thohir Sambangi Kejagung

Manipulasi Asabri Capai Rp17 Triliun, Erick Thohir Sambangi Kejagung

JAKARTA – Menteri Badan Cara Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencatat kasus korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri mencapai Rp17 triliun. Jumlah itu bersumber dari hasil investigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Angka tersebut dinilai lebih tinggi dari kasus korupsi yang terjadi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Karena itu, Erick pun mendatangi Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menodong Kejagung menangani hasil investigasi dengan diperoleh dari BPKP tersebut.

Baca Juga:   PPATK Bakal Serahkan Hasil Penyelidikan Asabri ke Penjaga

“Saya mengucapkan terima atas kerjasama Kementerian BUMN dan Kejaksaan yang sudah berjalan sangat baik dalam peristiwa Jiwasraya. Tentu sesuai dengan suruhan kami memperbaiki kinerja perusahaan BUMN dan salah satunya adalah Asabri. Dan ini merupakan bagian serupa dari roadmap untuk merapikan dana-dana pensiun yang ada di BUMN yang banyak kasus korupsi terus terjadi, ” ujar Erick, Selasa (22/12/2020).

Untuk diketahui, Bareskrim Polri meningkatkan status hukum kasus korupsi di Asabri ke tahap penyidikan. Saat ini penjaga tengah mendalami 3 laporan terpaut kasus tersebut.

Baca Juga:   Erick Thohir Rombak Komisaris Asabri, Ini Daftarnya

Kepala Jawatan Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Bagian Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, laporan pertama Nomor: A077/II/2020 Dittipideksus tanggal 7 Februari 2020. Penyidikan, kata dia dilakukan sejak 7 Februai 2020.

“Sudah kami koordinasikan dengan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus dan Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya ada beberapa laporan polisi yang perlu diketahui terkait petunjuk Asabri, ” ujar Awi