Perolehan PNS Bakal Lebih Luhur dengan Skema Baru, Memeriksa 5 Faktanya

JAKARTA – Sistem gaji PNS akan diubah. Dengan transisi sistem gaji PNS, oleh karena itu PNS akan mendapatkan honorarium yang lebih besar.

Untuk formula honorarium akan berubah dari yang semula berbasis pangkat, lapisan ruang, dan masa kerja menuju ke sistem penggajian yang berbasis pada kehormatan jabatan. Sementara untuk formula tunjangan PNS akan mengungkung tunjangan kinerja dan tumpuan kemahalan.

“Formula gaji PNS yang pertama akan ditentukan berdasarkan bahara kerja, tanggung jawab, & risiko pekerjaan, ” ucap Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja sama Badan Kepegawaian Negeri (BKN) Paryono.

Baca Juga: Upah Naik, PNS Bakal Karakter Kerja?

 

Berikut fakta-fakta perkara rencana perubahan skema perolehan PNS seperti dirangkum Okezone , Jakarta, Senin (21/6/2021).

1. Penjelasan BKN

Metode perumusan kebijakan gaji PNS merujuk pada amanat Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Biasa Negara (ASN).

Plt Kepala Biro Ikatan Masyarakat, Hukum, dan Kegiatan sama Badan Kepegawaian Negeri (BKN) Paryono mengatakan bahwa berdasarkan UU tersebut, honorarium PNS ditentukan oleh jabatannya. Namun, untuk saat ini, gaji PNS masih berdasarkan pangkat, golongan ruang dan masa kerja.

“Untuk skema gaji ke depan, masih dalam periode FGD, belum sampai ke regulasi, ” ujar Paryono kepada MNC Portal Nusantara di Jakarta, Selasa (15/6/2021).

2. Belum Diimplementasikan

untuk saat tersebut, wacana perubahan elemen gaji PNS dan besaran kemajuan gajinya masih dalam tahap diskusi lebih lanjut.

“Jadi belum fix, ” tambahnya.

3. Aturan Gaji PNS

Saat ini besaran honorarium PNS diatur di pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 15/2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas PP No. 7/1977 tentang Peraturan upah PNS.

Bersandarkan Peraturan Pemerintah (PP) Bagian 15 Tahun 2019 tentang besaran gaji pokok PNS berjenjang sesuai golongan serta lama masa kerja yang dikenal dengan masa kerja golongan (MKG), gaji pohon yang didapatkan PNS memutar kecil adalah Rp1. 560. 800 dan paling gembung adalah Rp5. 901. 200.