Terlilit Utang Terlalu Banyak, Artinya Belum Merdeka Finansial

Terlilit Utang Terlalu Banyak, Artinya Belum Merdeka Finansial

JAKARTA – Beberapa orang menjadikan momen perayaan ulang tahun kemerdekaan Nusantara ke 75 tahun ini adalah agar bisa merdeka secara keuangan. Namun beberapa orang belum menyelami apa sih tanda-tanda orang yang sudah dan belum merdeka dengan keuangan.

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, tanda-tanda seseorang belum merdeka secara finansial ialah ketika masih banyak terjerat utang. Sehingga seberapa besar pun penghasilannya akan habis untuk membayar kredit.

“Tanda-tanda bebas secara finansial. Kalau menurut saya kita masih penuh terjerat atau terlilit dengan yang namanya cicilan utang. Lebih dalam di situ, ” ujarnya masa dihubungi Okezone, Senin (17/8/2020).

Baca juga: Memiliki Penghasilan Pas-pasan, Asuransi Apa yang Perlu Diutamakan?

Menurut Andi, terlalu banyaknya utang ini membuat seseorang tersebut kesimpulannya tidak bisa menikmati penghasilannya. Makin, untuk sekedar hangout bersama secara teman-teman pun, orang tersebut tak mampu memenuhinya.

“Artinya kita punya penghasilan bahkan penghasilan kita besar tapi ternyata kita enggak bisa menikmatinya. Maksudnya gini, kita penghasilannya besar, tapi lalu lebih banyak habis untuk banyak banyak cicilan. Walaupun cicilan itu buat KPR buat cicilan kendaraan bermotor. Tapi ternyata kita enggak bisa menikmatinya untuk kebutuhan asing. Sekedar untuk hangout kita enggak punya kelebihan atau uang bertambah, ” jelasnya.

Baca juga: Kenapa Aset Properti Perlu Diasuransikan? Ini Jawabannya

Andi pun memisalkan, orang yang belum bebas dengan keuangan ini sebagai seekor hamster yang berada di roda lapisan. Seberapa kencang pun hamster tersebut berlari tetap akan berada di sana tanpa beranjak sedikit biar.

“Artinya kita terjebaknya saya menyebutnya dengan istilah ride race. Jadi seperti lingkaran pada dalamnya ada tikus lari sekencang mungkin tapi dia enggak ke mana-mana artinya dia stuck saja disitu. Tanpa disadari kita terperangkap akan hal-hal tersebut, ” jelasnya.

Andi menjelaskan, lazimnya orang-orang yang belum merdeka dengan finansial adalah yang memiliki cara hidup yang tinggi. Sehingga, mereka sering kali lupa untuk kebutuhan lainnya yang lebih penting.

“Sebabnya biasanya gaya tumbuh lebih besar dari penghasilan kita, ” kata Andi.

(kmj)

Loading…