tujuh Kesalahan dalam Berinvestasi, Cek di Sini

tujuh Kesalahan dalam Berinvestasi, Cek di Sini

JAKARTA – Masyarakat Indonesia kian sadar dalam berinvestasi , namun acapkali terjebak di investasi bodong. Investasi bodong ini menggiurkan secara imbal hasil yang tinggi.

Investasi merupakan satu diantara cara untuk meningkatkan pendapatan seseorang. Namun kadang kala banyak dengan melakukan kesalahan sehingga investasi tidak membuahkan hasil seperti yang diinginkan.

Nah apa saja kesalahan yang perlu dihindari dalam berinvestasi? Dominasi Jasa Keuangan (OJK) membeberkannya. Kecacatan pertama yakni tidak memiliki bahan investasi yang jelas.

Sebagian besar investor pertama para pemula tidak memiliki haluan yang jelas dalam berinvestasi.

“Kebanyakan hanya ikut-ikutan namun tidak mengerti perabot yang digunakan untuk berinvestasi. Buat itu investasi memerlukan tujuan dengan jelas, ” kata Juru Cakap OJK Sekar Djarot di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Kedua, tidak realistis terhadap risiko. dalam berinvestasi, risiko selalu berbanding lurus dengan pertumbuhan hasil investasi.

Semakin tinggi uang yang ditanamkan maka semakin besar juga risiko yang dihadapi. Banyak investor yang tergiur dengan tingkat keuntungan yang tidak wajar, ditambah lagi apabila risiko dengan ditawarkan minim. “Jangan sampai cepat tergiur dengan janji keuntungan dengan tidak wajar, ” kata tempat.

Ketiga, tak melakukan analisis yang jelas. Pra memutuskan berinvestasi, sebaiknya melakukan perhitungan sebelum menempatkan dana dalam jumlah yang cukup besar pada semacam instrumen.

Menurut nya, perlu untuk menganalisis dengan matang kemungkinan keuntungan yang diperoleh dalam suatu periode beserta risiko dengan mungkin terjadi. Keempat, jangka Waktu, Instrumen dan Tujuan Investasi Tidak Sesuai.